Aku sih setuju, 100% setuju kalo rokok jadi diharamkan di negeri yang katanya mayoritas Islam di dunia ini.
Y alasannya karna rokok emang banyak kerugiannya daripada manfaatnya. Dan katanya rokok tuh mendatangkan devisa bagi negara, tuh bohong besar. Nyatanya negara malah buntung coz harus membayar orang2 yang sakit akibat merokok.
Apa pernah ada wacana or kejadian yang menyatakan kalo merokok tuh ternyata bermanfaat bagi tubuh manusia? gak pernah kan. Paling2 cuma menyatakan kalo orang2 jadi gak merasa lapar doang setelah merokok. Tapi kan hal itu hanya bersifat sementara. Merka gak memikirkan masa depan. Mereka hanya sadar ketika tubuh sudah digerogoti beraneka macam penyakit akibat rokok. Tapi kadang masih gak sadar kalo penyakit itu gara-gara rokok. waduh… .
Hal yang paling menyebalkan adalah kalo ada orang yang merokok di tempat umum. Huh, sebel banget. Ampun deh semoga aja tar suamiku gak merokok. Amien… . Halah, wong suami aja lom punya hehe… .
Racun yang ada dalam rokok itu kan 85% menyebar ke lingkungan sekitar dan hanya 15% yang masuk ke dalam tubuh (Hehe.. . fakta itu ku dapat dari sebuah harian ibukota). Lah, ini sama aja dengan membunuh orang2 yang ada di sekitarnya kan?
kalo ngomongin hal ini jadi berapi2 nih



85% racun menyebar ke lingkungan, 15% masuk ke dalam tubuh perokok…
jadi lebih baik milih yang dikit dunk?
jika seseorang memang egois n gak memikirkan orang lain, tentu akan milih yang sedikit.
Saya perokok namun saya tidak setuju dengan komentar itu,sebatang rokok yang saya isap saya membantu pekerja pabrik rokok,petani tembakau,cengkeh,kuli angkut. dan lain2 berapa anak dan keluarga yg penghasilannya dari sebatang rokok saya tidak dapat menghitungnya. kalau memang diharamkan tolong tutup bariknya dan carikan mereka2 lapangan pekerjaan. untuk menghentikan orang merokok jangan disuruh atau buat aturan.tutup aja pabriknya kan gampang tidak perlu hanya komentar dan aturan menurut saya. oke
wah, tegas banget tuch..